Posted on 04-01-2010 | By: Rahim Rasyid |
Category : MindBlowing

tulisanku inspirasiku
Jangan kaget dulu yah baca judulnya, soalnya ini bukan pindah rumah di dunia nyata, tapi pindah rumah di dunia maya, hehehehe
. Setelah di rapihin beberapa hari ni, ternyata lumayan nyaman juga. Awalnya sih domain ini numpang di hostingan gratis yang tripel 0 itu. Untuk hostingan yang sekarang, saya mendapat layanan yang lebih banyak dari pada yang tripel 0 (namanya juga gratisan yah). Yang ini juga ‘gratisan’ kok gan, saya ga bayar sepeser pun buat hosting baru ni.
Tampilan rumah baru dah dipoles beda dengan yang di rumah lama. Mudah-mudahan dengan themes yang baru ini blog bisa lebih cepat untuk diakses.
Posted on 03-01-2010 | By: Rahim Rasyid |
Category : Puisi
Tags: hati, kasih sayang, Puisi, Rindu, sayang
Air mata hadir belai pipi mu
Walau bibir tersungging senyum untuk ku
Biar ku tenang pergi tinggalkan mu
Jauh menuju dunia penuh harap semu
balas ku dengan senyum menyayat hati
Coba berikan asa tuk tunggu ku pulang
Yang selalu kau kenang tiap hari
Bayangkan bertemu ku saat kembali datang
Ku tegarkan hati tuk ungkapkan rasa
Namun mulut ku terkunci kaku
Takut buat ku menjadi ragu
Apakah ku akan kembali untuk mu
Posted on 03-01-2010 | By: Rahim Rasyid |
Category : Puisi
Tags: cinta, hati, kasih sayang, Puisi, sayang
Salah kah aku
Yang terlalu mencintai mu
Ego kah aku,
Tidak bisa mengerti mau mu
Semua t’lah aku lakukan,
Agar bahagia temani mu
Posted on 03-01-2010 | By: Rahim Rasyid |
Category : Puisi
Tags: cinta, hati, kasih sayang, Puisi, Rindu, sayang
Ku tertidur lelap sore itu
Ditemani suara hujan begitu merdunya
Tambah jauh ku berlari dalam bawah sadarku
Tinggalkan dunia nyata yang kejam
Meski demikian adanya
Wajah itu selalu hadir saat ku berhenti
Berhenti dari lari mimpi-mimpiku
Ajak ku tuk kembali buka mata
Karena dia…..hanya karena dia
Ku kembali hadapi dunia nyata
Agar ku bisa bersanding dengannya
Tuk jalani hidup dengan indah
Posted on 23-12-2009 | By: Rahim Rasyid |
Category : Puisi
Tags: cinta, hati, kasih sayang, Puisi, Rindu, sayang
untuk beberapa saat ku terdiam
terpana akan rona pancaran cahaya
yang terlihat jelas di wajah cantik mu
perlahan mulai ku resapi indah mu
tak habis pikir ku tentang diri mu
begitu nyata engkau di imajinasi ku
ingin rasanya ku sentuh wajah manis itu
tatkala senyum manis hiasinya
dengan belaian sayang jemari ku
engkau begitu indah
tak lelah mata tuk pandangi
simpan paras mu dalam hati