Posted on 18-06-2008 | By: Rahim Rasyid |
Category : Puisi
Tags: bidadari, cinta, gadis, senyum
Rindu temani hati kecil tiap hari ku
Membayangkan wajah ayu gadis terkasih
Hiasi asa penuh angan resah
Berharap bisa peluk cinta dengan indah
Khayal ku mulai kuasai jalan pikiran
Berharap sang gadis hadir dalam hari ku
Temani ku dengan senyum dan tawa
Agar ku tahu ku masih ada di dunia ini
Tuk mencinta dan dicinta bidadari ku
long distance between us is killing me. I wanna touch your face, give you a huge, and I wanna spare my times with you.
Posted on 15-06-2008 | By: Rahim Rasyid |
Category : Puisi
Tags: bidadari, cinta
Malam terang bulan ku berpinta
Tuk jawaban hati yang selalu menunggu
Dari semua rasa tersimpan di kalbu
Nanti sang bidadari tuk hiasi suasanaSang bayu bertiup terpa jiwa
Bawa harum wangi bidadari turun
Temani aku lewati malam indah
Dengan rasa bahagia rangkul hati
Ku pinta lagi satu hal pada-Nya
Abadikanlah malam ini dalam hidupku
Saat ku temukan cinta tuk hati
Agar ku selalu bersama dirinya
Posted on 02-06-2008 | By: Rahim Rasyid |
Category : Puisi
Tags: bidadari
Tengadah muka meratapi paras mega
Perlahan hati mulai kecap ketenangan dalam rasa
Ditemani surya yang mulai memerahkan wajah langit
Nikmati sore jelang malam dekati senja
Tutup hari begitu mesra adanya
Mata terpejam dalam buaian bulan purnama
Coba raih mimpi indah melodi harpa
Petik jemari lentik sang bidadari langit
Duduk bersimpuh tatap ragaku
Jaga hati resap asa tersimpan sudah
Dalam tatap mata sang bidadari suci
Titip harapan yang belum diraih
Ternyata bulan enggan tuk bertemu surya
Buka mata dengan cahaya sinarnya
Buat bidadari tinggalkan mimpi
Walau hati tak rela tuk ditinggalkan
Perpisahanlah yang terbaik tuk kala ini
for first time, I write this poem without thinking about its mean. I don’t know why, but I thinking about how its come to my heart. Enjoy read it.