Posts tagged ‘Organisasi Komputer’

Ketergantungan Data | Organisasi Komputer

By penulis, March 18, 2009

Data dependensi

Data dependensi adalah situasi dimana sebuah pernyataan program (instruksi) merujuk kepada data dari pernyataan sebelumnya. Ada 3 jenis data dependensi :

  • Read after Write (RAW) atau True dependency : sebuah operand dimodifikasi dan dibaca langsung setelah itu. Karena instruksi pertama mungkin belum selesai ditulis ke dalam operand, instruksi ke 2 mungkin menggunakan data yang salah.
  • Write after Read (WAR) atau Anti dependency : membaca sebuah operand dan langsung menulisnya ke operand yang sama. Karena proses menulisnya mungkin belum selesai sebelum proses baca, instruksi baca mungkin mendapatkan nilai yang salah untuk dituliskan.
  • Write after Write (WAW) atau Output dependency : dua instruksi yang menulis ke operand yang sama dalam 1 siklus. Instruksi yang masuk pertama kali mungkin selesai kedua, meninggalkan operand dengan nilai data yang salah.

Set Associative Mapping

By penulis, March 16, 2009

Set-Associative Mapping

- cache dibagi kedalam beberapa jumlah set
- tiap set memiliki beberapa jumlah block

block main memory dipetakan ke dalam set di cache dengan rumus

s = i mod S

S = jumlah set yang diinginkan ada di cache
i = jumlah block main memory

s = jumlah set yang ada berdasarkan i

prosesor meminta data ke cache dengan format
———————————————————
Tag            |                                      set                                         | word

———————————————————

- Set digunakan untuk memberikan identitas unik ke set yang di cache yang menampung block yang diminta oleh prosesor.
- Tag digunakan untuk memberikan identitas unik dari block yang diminta berdasarkan set yang ditentukan.
- Word digunakan untuk memberikan identitas pada elemen (word) dalam block yang diminta oleh prosesor.

Untuk mencari nilai field

Word = log2 B, B adalah ukuran blok dalam satuan word
Set = log2 S, S adalah jumlah set dalam cache

Catatan :
Harus diingat, total jumlah bit yang dihitung berdasarkan 3 rumus diatas harus di tambah ke dalam panjang alamat main memory. Bisa digunakan untuk mengecek kesalahan dalam perhitungan kita.

Intinya di sini!!!!
Contoh soal :
Hitung 3 paramater ( word, set, dan tag ) untuk system memori dengan spesifikasi :
- ukuran main memory = 128 MB
- ukuran dari cache = 256 KB
- ukuran block cache = 16 B
diasumsikan menggunakan set-associative mapping dengan 4 block per set nya.
S =
- word = log¬¬2 B = log¬¬2 16 = log¬¬2 24 = 4 bits

- set = log¬¬2 64K = 16 bits
- tag = 28 – ( 4 + 16 ) = 8 bit
- bit untuk ram = log2 128MB = 28 bit

Berdasarkan data di atas, sekarang membuat ilustrasi dalam memory.

- Gunakan set ( 16 bits ) untuk menentukan ( secara langsung ) ke set yang di tuju ( salah satu dari 32 set yang ada ).

Main memory address
Tag        Set           Word

8          16              4

set associative Set Associative Mapping
- Gunakan tag untuk mencocokkan block yang diminta dengan block yang ada di cache sesuai dengan set yang sudah dipilih. Jika ada tag yang sama, berarti cache hit, sebaliknya cache miss.

- Dari 16 word ( element ) yang ada di cache block yang hit, word yang diminta dipilih berdasarkan selector yang dibantu oleh word field.