Selamat Tinggal Hidup

Category : Puisi

Ku terbaring tak berdaya
Coba gerakkan tubuh tak bergeming
Terasa gelap sunyi sekitar ku
Coba buka mata, terpejam sudah
Hitam, hitam, dan hitam semua
Tatkala sepi terlalu kuat rangkul ku
Coba dengarkan suara yang biasa dulu
Tapi lebih sepi dari tidur malamku
Teriak, kucoba bersuara ke dunia
Agar semua perhatikan ku
Ternyata tertutup rapat sudah mulut ku
Karna ku terbaring tak berdaya
Dalam ruang sempit hanya untuk ku
Sendiri, sendiri, dan sendirian saja
Kini ku telah mati tinggalkan dunia
Karena tubuh telah terkujur kaku
Dalam rumah kecilku, kuburan abadi ku

Rahasia Anak Jalanan

Category : Puisi

Isak tangis coba tuk ditahan
Senyum palsu coba tuk perlihatkan
Bahwa ketegaran ada dalam diri
Tuk hadapi dunia yang kejam ini

Dalam kesedihan engkau tertawa
Berlari, bermain dan bercanda dengannya
Ketidak berdayaan yang engkau punya
Buat engkau biasa bertemunya

Bersabarlah wahai engkau
Keberadaanmu tidak sendiri disini
Kami peduli akan harimu
Anak jalanan yang terus berjuang
Untuk hidup di hari esok

Pada Bintang

Category : Puisi

Pada Bintang kugantungkan
Sedikit harapan
Untuk bisa kugenggam esok
Pada bintang kugantungkan
sedikit impian
Agar bisa kuraih matahari
Pada bintang kuceritakan
sedikit kepiluan
tentang hati yang menangis
Pada bintang kutitipkan
Sedikit doa
Agar bisa kutemukan damai di hati
Pada bintang kudendangkan
Lagu tentang kalutku
Pada bintang aku berharap
Sedikit, bisa memberi arti bagi hidupnya
Pada bintang aku berdoa
Karna Tuhan tak terjamah

created by Kholisoh

Buku Kehidupan

Category : Puisi

Tidak penting apa yang akan kau lukiskan
Pada buku kehidupan ini
Namun tulislah dengan hatimu bersama keindahan
Walau derita bergulir datang menghadang
Tetapi tuliskanlah dengan penuh kebijaksanaan
Begitupun bila bahagia datang
Gembirakanlah lembar-lembar catatanmu
Dari buah tindakanmu yang mendalam
Bersama alam dirimu sebagai ikatan
sebagai sumber inspirasi yang pernah
pada, kelak bila kau akan pulang
persembahkanlah buku indahmu
pada pemilik kehidupan

Anak peminta

Category : Puisi

perjalanan hidup telah di mulai
Langkah pertama pun sudah terpijak
Hantam wajah bumi yang kian panas
Sambut asa penuh keraguan

Ku tatap semua begitu indah terlihat
Dengar suara merdu goda telinga
Ternyata tangis anak kecil yang menyapa
Dengan tangan terngadah pinta sesuatu

Ku selami jauh wajah polos nya
Terlihat kejamnya ibu kota ini
Yang tidak bisa merasakan kehidupan
Yang seharusnya dikecap oleh dia